Kamis, 15 November 2018

Nutrisi Tanaman EMB Organik


sesuai dengan janji saya kemaren untuk membagikan resep EMB, resep ini berdasarkan dari hasil praktek yang saya lakukan sejak tahun 2004 hingga sekarang, pada tahun 2017 saya coba untuk membuat sebuah buku yang mana buku tersebut akan saya bagikan secara cuma - cuma, namun sayang hingga detik ini buku itu masih menjadi mimpi bagi saya, (maklum bukan anak kuliahan dan bukan pula penulis)
ma'af bukan bermaksud untuk menyombongkan diri, semata-mata hanya merasa kecewa dengan diri sendiri)
Cara pengambilan Isolat alamiah (Indigenous) dan perbanyakan EMB (Efektive Mikroorganisme Bambu)
“Mikroba Indigenous Sahabat Alam”
1. EMB F0
EMB F0 (Filial/ Keturunan ke0) merupakan indukan (Parental) yang hidup secara alamiah (indigen) dilantai hutan bambu baik di atas tanah maupun didalam tanah sekitar perakaran bambu (terbaik maksimal kedalaman ±20cm) EMB F0 tidak dapat langsung digunakan karena jumlah nya terbatas serta pengambilan tanah dilantai hutan bambu yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem lingkungan di hutan tersebut. oleh karena itu EMB F0 haruslah di kultur atau diperbanyak terlebih dahulu.
2. EMB F1
Bahan : Nasi yang dimasak agak keras atau setengah matang
Alternatif bahan : nasi basi (dicuci terlebih dahulu), dicampur dedak dengan perbandingan 1:1 kemudian di masak seperti memasak nasi.
Alat : Kotak kayu,dll.
Cara pembuatan:
Bahan yg telah didinginkan dimasukkan kedalam kotak kayu, kemudian tutup bagian kotak dengan menggunakan kain atau bahan yang berpori, ikat dengan tali atau karet, selanjutnya kubur kotak nasi tersebut di bawah lantai hutan bambu dengan kedalaman maksimal 20cm,tutup kotak dengan menggunakan serasah bambu kemudian tanah dan terakhir bagian atas nya ditutup dengan lembaran plastik agar tidak di ganggu hewan dan tidak terkena air hujan. Biarkan selama 4 sampai 7 hari ( musim kemarau 4 hari dan musim penghujan 7 hari) tetapi jangan sampai lebih dari 7 hari mikroba dapat rusak atau telah tua.keberhasilan proses ini ditandai dengan adanya jamur (putih,hijau,kuning,orange,dll) dan keadaan nasi menjadi keras dan tidak basah/lembek.
3. EMB F2 (Pasta)
Bahan : EMB F1 (1 bagian) ditambah gula merah yang telah dihaluskan (1 bagian)
Alat : toples kaca/plastik,dll
Cara pembuatan:
Campurkan kedua bahan tersebut dengan cara diaduk dan diremas-remas hingga bahan tercampur rata dan gula agak sedikit mencair,selanjutnya simpan bahan di dalam toples, dan tutup dengan kain atau kertas putih dan diikat dengan tali/karet.fermentasikan selama 5-7 hari baru boleh digunakan dan penyimpanan selanjutnya dapat disimpan selama 6 bulan hingga 1 tahun
4. EMB F2 ( cair)
Adapun cara pembuatan nya sama dengan EMB F2 tetapi bahan nya ditambah dengan bahan organik / limbah cair seperti (POC, air kelapa,air leri, ektrak kecambah,ekstrak tanaman,ektrak buah-buahan, limbah cair peternakan,dll) sebanyak 1 bagian
5.EMB F3
1 bagian EMB F2 ditambah 10 Bagian dedak, dicampur rata dan sambil disiram air hingga kelembaban
50-60%,fermentasikan selama 4 hari.
6.EMB F4
1 bagian F3 ditambah 1 Bagian Tanah subur/ humus dicampur rata dan sambil disiram air hingga kelembaban 50-60%,fermentasikan selama 4 hari
7. EMB F5
1 bagian F4 ditambah 10 bagian bahan kompos, fermentasikan selama 3-5 minggu dengan kelembaban bahan 50 – 60% . F5 inilah yang biasa disebut Bio Kompos


Tidak ada komentar:

Posting Komentar